Bank Sampah Kota Probolinggo

DEFINISI BANK SAMPAH

Bank sampah merupakan sistem pengelolaan sampah berbasis kelompok masyarakat dengan cara mengumpulkan dan menyetorkan berbagai jenis sampah yang masih memiliki nilai ekonomis. Hasil dari penyetoran tersebut ditabung dan dapat diambil dalam bentuk uang.

PROYEK PERINTISAN BANK SAMPAH

Perintisan bank sampah di Kota Probolinggo dimulai sejak tahun 2010 dan secara resmi dilaunching/beroperasi pada awal bulan Januari 2012, dimana Pemerintah Kota Probolinggo bekerjasama dengan Yayasan Danamon Peduli memfasilitasi pendirian Bank Sampah untuk kemudian dikelola secara mandiri oleh para pedagang yang terhimpun dalam Paguyuban Pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo. EMBRIO BANK SAMPAH di Kota Probolinggo terdapat di beberapa wilayah, dimana UPT Pengolahan Sampah dan Limbah secara berkala melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap embrio-embrio Bank Sampah tersebut. Beberapa embrio Bank sampah yang ada di Kota Probolinggo diantaranya adalah : Bank Sampah Bunda Peduli, Melati Berseri, Indah, Spanex Mandiri, Makmur Sejahtera, SMPN II, SMPN X, SMKN III, SMAN II, SMKN I, SD Mangunharjo VI, SD Sukabumi VI, Pasar Baru, Kenanga, Melati, Brantas, Pakistaji, SMPN III, Anugerah, Insan Peduli, Abadi Mulia, Pakistaji 1, Zakinah. Sedangkan perkembangan Bank Sampah di Kota Probolinggo hingga Triwulan I Tahun 2013 telah berkembang hinggamencapai 30 unit Bank Sampah.

TUJUAN PENDIRIAN BANK SAMPAH

Pendirian bank sampah ditujukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dilingkungannya, membiasakan diri memilah sampah sejak dari sumber sampah, meningkatkan partisipasi masyarakat dan merubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

SISTEM OPERASI BANK SAMPAH

Sistem pengoperasian bank sampah adalah sebagai berikut: setiap nasabah Bank Sampah diberi nomor rekening untuk menabung, dimana hasil tabungan tersebut baru bisa diambil setelah jangka waktu tiga bulan dengan nilai rupiah sesuai patokan suku bunga sampah yang telah ditetapkan oleh manajemen bank sampah. Komoditas sampah yang diterima bank sampah terdiri dari 2 kategori yaitu sampah kertas dan plastik. Waktu menabung ditetapkan dua hari dalam seminggu yaitu setiap hari Rabu dan Sabtu. Hasil penabungan nantinya akan diserap oleh kalangan perusahaan termasuk yang memiliki fasilitas daur ulang.