Komponen Instalasi Biogas

OLEH : DIAH M. ARIANI

DIGESTER memiliki kapasitas 40 m3, sehingga waktu tinggal air limbah tahu mencapai 7 hari dan dapat menghasilkan gas methane dengan lebih optimal. Starter yang digunakan sebagai sumber mikroorganisme yang dapat menghasilkan gas bio adalah kotoran sapi sebanyak 15 m3. Sedangkan media biofilter untuk tempat melekat bakteri (biofilm) digunakan potongan bambu berukuran 10 cm. Waktu yang dibutuhkan untuk aklimatisasi (penyesuaian bakteri untuk dapat beradaptasi) sampai semua volume air limbah terolah ke dalam digester adalah ± 1 bulan.

Komponen Instalasi Biogas

Persiapan bambu yang akan digunakan sebagai media biofilter. Bambu tersebut dipotong ukuran 10 cm, dan ditempatkan dalam jaring-jaring. Dalam digester biogas diberi rangka bambu sebagai penahan. bambu yang dibutuhkan sebanyak ± 20 m3

Persiapan start up dengan menggunakan kotoran sapi. Kotoran sapi dimasukkan secara periodic dengan kapasitas total mencapai 15 m3.

GAS HOLDER memiliki kapasitas 28 m3. Dibangun dengan sistem floating (terapung) yang berfungsi untuk menampung gas yang dihasilkan. Jika gas terbentuk maka drum akan naik, sedangkan jika gas terpakai dan volumenya berkurang, maka drum akan turun. Keuntungan dari sistem ini adalah dapat melihat secara langsung volume gas yang tersimpan pada drum karena pergerakannya. Sedangkan kerugiannya adalah biaya material konstruksi dari drum biasanya lebih mahal.

Komponen Instalasi Biogas

RANGKAIAN MANOMETER digunakan untuk mengukur tekanan yang dihasilkan sehingga diketahui jumlah gas yang dihasilkan.

WATER TRAP dipasang di beberapa titik yang berfungsi sebagai penangkap air sehingga tidak menyumbat saluran dan menghambat penyaluran gas.

Komponen Instalasi Biogas

SALURAN PIPA GAS dibangun ke rumah warga yang berada di sekitar pabrik. Untuk tahap awal ada sekitar 27 Kepala Keluarga yang telah bersedia untuk menggunakan bigas limbah tahu ini.

Komponen Instalasi Biogas

Pipa gas menggunakan pipa berdiamer 2 inch dan ½ inch. Pipa tersebut ditaman di kedalaman 15 cm di bawah permukaan tanah agar tidak terpengaruh oleh getaran dan tekanan sehingga tidak mudah pecah. Setiap warga penerima manfaat mendapatkan satu set kompor dan instalasi perpipaan biogas.

Komponen Instalasi Biogas