Lomba Kelurahan Berseri Mewujudkan Lingkungan Bersih, Asri & Sehat
Lomba Kelurahan Berseri Mewujudkan Lingkungan Bersih, Asri & Sehat

Kelurahan Bersih dan Lestari (Berseri), merupakan kegiatan untuk memacu pengelolaan lingkungan yang berbasis partisipasi pemerintahan kelurahan beserta aparaturnya dan masyarakat di tingkat RW, yang didukung oleh kader lingkungan – kader lingkungan di masing masing kelurahan. Kegiatan ini berkaitan erat dengan program berseri di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Program Kelurahan Berseri (Bersih dan Lestari) adalah salah satu program Pemerintah Propinsi Jawa Timur di bidang Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya kesadaran warga dan menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat Kelurahan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup sehingga dapat terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari dan asri. Adapun Kriteria penilaian dan prosentase masing-masing komponen pada lomba Kelurahan Berseri yaitu:

Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat (40%)
Penilaian pada pembentukan kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat, program kerja kader dalam bidang lingkungan, aksi advokasi dan provokasi lingkungan dalam peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan kelembagaan/capacity building, pembiasaan perilaku berbudaya lingkungan dan sanksi yang diberikan, penghargaan/prestasi yang diperoleh Desa/Kelurahan.

Pengelolaan Lingkungan Hidup (30%)
Bentuk kegiatan pada upaya pegelolaan sampah, penyediaan Fasilitas Pengolahan Sampah, Kegiatan Daur Ulang Sampah, proses pengolahan dan pemanfaatan sampah untuk kompos, pembiasaan perilaku berbudaya lingkungan, keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, pengelolaan sanitasi, upaya mengurangi pencemaran udara missal dengan tidak membakar sampah, kemitraan dengan pihak luar (Pemerintah, Institusi Pendidikan, LSM, Swasta dll) dalam Pengelolaan Sampah, Pengelolaan TPS.

Pengelolaan Sumber Daya Alam (20%)
Pengelolaan terhadap sumber daya alam berupa upaya keterlibatan masyarakat dalam ikut menjaga dan melestarikan sumber daya alam, upaya penghematan sumber daya alam, peraturan tertulis dan tidak tertulis tentang penyelamatan SDA, upaya tanggap darurat bencana, penghargaan dalam upaya penyelamatan sumber daya alam, upaya penyelamatan sumber daya alam di desa/kelurahan, pemakaian teknologi ramah lingkungan dalam upaya penyelamatan sumber daya alam.

Presentasi (10%)
Penyampaian materi kelurahan berseri yang meliputi Profil Kelurahan, Kegiatan lingkungan, Program Kerja Kader Lingkungan serta Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh warga kelurahan di bidang lingkungan.

Sehubungan dengan lomba Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi maka dilaksanakan Lomba Kelurahan Berseri Tingkat Kota Probolinggo yang pemenangnya akan dikirim mengikuti Lomba Kelurahan Berseri Tingkat Provinsi. Adapun kegiatan lomba tersebut dilaksanakan pada 22-24 Oktober 2016 yang diikuti oleh 5 kelurahan perwakilan dari masing-masing Kecamatan antara lain : Kelurahan Triwung Kidul, Curah Grinting, Jrebeng Kidul, Jrebeng Wetan, dan Wiroborang. Penilaian hari pertama Kelurahan Berseri dilaksanakan di Kelurahan Triwung Kidul mewakili Kecamatan Kademangan dan Kelurahan Curah Grinting mewakili Kecamatan Kanigaran. Penilaian hari kedua Kelurahan Berseri dilaksanakan di Kelurahan Jrebeng Kidul mewakili Kecamatan Wonoasih dan Kelurahan Jrebeng Kulon mewakili Kecamatan Kedopok. Penilaian hari ketiga atau yang terakhir dilaksanakan di Kelurahan Wiroborang yang mewakili Kecamatan Mayangan.

Dari Hasil monitoring dan penilaian Tim Juri Kelurahan Berseri Kota Probolinggo maka diperoleh pemenangnya adalah sebagai berikut :
– Juara 1 Kelurahan Jrebeng Wetan
– Juara 2 Kelurahan Wiroborang
– Juara 3 Kelurahan Triwung Kidul
– Juara harapan 1 Kelurahan Curah Grinting
– Juara harapan 2 Kelurahan Jrebeng Kidul

Selamat bagi pemenang Kelurahan Berseri Tingkat Kota Probolinggo semoga dapat terus berkembang dan menginspirasi kelurahan – kelurahan lainnya untuk lebih giat dalam pengelolaan lingkuanga serta terwujudnya lingkungan yang bersih, asri dan sehat menuju masyarakat Kota Probolinggo yang sejahtera.

Oleh: Lina Purwanindya
(Staf Bidang P3KLH)