Tahun 2020 Probolinggo Bersih Sampah

Dalam Peraturan Daerah No 5 Tahun 2010, Pemerintah Kota Probolinggo telah membuat peraturan tersebut bukan tanpa maksud dan tujuan, tetapi didalam peraturan tersebut pemerintah berupaya untuk mensukseskan program Indonesia Bersih Sampah 2020.

Bahkan Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI telah membuat peraturan yang harusnya dapat dilaksanakan oleh seluruh masyarakat namun kenyataannya pada pelaksanaan peraturan – peraturan terkait pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia selalu dirasa berat sebelah dimana banyak pihak dari kalangan kurang mampu diharuskan untuk menjaga lingkungan namun justru kalangan menengah keatas dirasa bebas untuk merusak lingkungan hidup. Belajar dari tragedi longsor gunung sampah bandung pada tahun 2009 seharusnya kita sadar bahwa mengolah lingkungan adalah hal waib bagi setiap insan yang beragama, insan yang berpendidikan, insan yang cerdas serta insan yang mengakui dirina sebagai bangsa indonesia.

Probolinggo bukanlah hanya kota sedang dikawasan pesisir utara jawa melainkan merupakan salah satu kota sedang peraih ADIPURA 10 kali, tentunya prestasi tersebut bukanlah hal yang mudah untuk diraih betapa banyak biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan. Namun justru dilapangan berkata lain dimana masih banak warga ang suka membuang sampah sembarangan dan bahkan tidak segan segan mereka membawa anak-anak mereka sehingga akan muncul pendapat bahwa membuang sampah sembarangan itu tidak masalah sehingga mereka dapat dikatakan terbiasa melakukan hal tersebut.

Badan Lingkungan Hidup Kota Probolinggo telah membuat beberapa program inofatif bagi warga kota probolinggo agar termotivasi untuk mencintai dan menjaga lingkungan dikota Probolinggo. Banyak kita ketahui BLH kota probolinggo telah memiliki beberapa bidang dan UPT yang mana fokus terhadap pengelolaan lingkungan hidup dikota probolinggo. Produk inofatif yang telah dihasilkan oleh BLH kota probolinggo tanpa kita sadari telah kita nikmati dengan gembira seperti halnya kita menikmati nikmat tuhan yang telah diberikan secara gratis kepada kita hamban-Nya akankah kita merawatnya atau sebaliknya itulah pernyataan yang dinilai efektif untuk para perusak lingkungan.

Kembali kepada masalah 3R, tentu beberapa produk 3R telah dapat kita nikmati dan bahkan dapat menjadi penpang perekonomian warga kota probolinggo. Tanpa kita sadari telah banyak warga utamanya anak muda yang telahg menggunakan produk daur ulang dalam kehidupan sehari-hari seperti halnya para motivator lingkungan yang telah mempromosikan budaya 3R kepada masyarakat melalui media penggunaan tas sekolah dari ring gelas. Adapun aparatur negara yang bekerja pada kantor pemerintahan juga tak kalah heboh bahkan mereka berlomba-lomba memamerkan tas daur ulangnya kepada karyawan yang lain sehingga hal seperti ini dapat meningkatkan rasa saling memiliki terhadap lingkungan hidup.

Memang kalau kita belum terbiasa menerapkan system 3R dalam kehidupan sehari – hari akan terasa susah namun apabila kita telah berusaha membiasakan maka bukanlah tidak mungkin hal yang susah tersebut akan menadi mudah dalam kehidupan kita sehari – hari seperti halnya kegiatan yang telah terkonsep dalam kehidupan kita. Kenapa harus dibiasakan ?

Karena pembiasaan terhadap menerapkan system 3R dalam kehidupan sehari-hari pun dapat meberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari yang dirasa semakin lama jumlah sampah yang kita hasilkan semakin menumpuk dan menggunung. Kawan-kawan pemuda ayo bersama sama kita berusaha mewujudkan Indonesia bersih sampah 2020 untuk kehidupan kita selaku makhluk yang menempatinya. Ayo bersama BLH kota probolinggo dan motivator lingkungan kita wujudkan Indonesia bersih sampah 2020!

Oleh: Alif Sakti
(Motivator MAN 2 Kota Probolinggo)